MTsN 2 Sinjai Ikuti FGD Akselerasi Belanja Modal Bersama KPPN Sinjai
Sinjai, (Humas MTsN 2 Sinjai) – Kepala MTsN 2 Sinjai, Muhammad Ansar, didampingi Bendahara Pengeluaran Nurlaelah, mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Akselerasi Realisasi Belanja Modal Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh KPPN Sinjai. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 12 Februari 2026, pukul 10.00–13.00 WITA, bertempat di Kaytama Coffee, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 14, Sinjai.
FGD ini digelar dalam rangka menindaklanjuti implementasi Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-5/PB/2024 tentang Penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Belanja. Kegiatan diikuti oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari berbagai satuan kerja mitra KPPN Sinjai.
Dalam sambutannya, Kepala KPPN Sinjai menegaskan pentingnya akselerasi belanja modal sejak awal tahun sebagai upaya meningkatkan daya serap anggaran dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Regulasi baru dalam PER-5/PB/2024 menuntut satuan kerja untuk lebih responsif, akuntabel, dan berbasis kinerja dalam pengelolaan anggaran belanja.
Kepala MTsN 2 Sinjai, Muhammad Ansar, bersama Bendahara Nurlaelah, mengikuti jalannya diskusi dengan antusias. Dalam sesi konsultasi teknis, madrasah menyampaikan sejumlah langkah strategis yang telah disiapkan untuk percepatan realisasi belanja modal TA 2026, termasuk penyusunan dokumen pengadaan dan perencanaan kebutuhan barang/jasa secara matang.
“Kami telah mempersiapkan sejak akhir tahun lalu. Dengan adanya FGD ini, kami semakin memahami indikator penilaian kinerja dan dapat menyelaraskan langkah dengan kebijakan terbaru,” ujar Muhammad Ansar.
FGD berlangsung interaktif dengan metode curah pendapat dan pemetaan kendala teknis di masing-masing satker. Tim KPPN Sinjai memberikan pendampingan langsung terkait strategi optimalisasi belanja modal, mitigasi risiko keterlambatan, serta pemenuhan target indikator kinerja.
Muhammad Ansar menyampaikan apresiasi atas inisiatif KPPN Sinjai yang terus mendorong penguatan kapasitas satuan kerja. Ia berharap sinergi yang terbangun dapat berdampak langsung pada peningkatan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) MTsN 2 Sinjai, khususnya pada komponen belanja modal.
“Kami berkomitmen menjadikan FGD ini sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran madrasah. Transparansi dan akuntabilitas adalah harga mati dalam layanan publik, termasuk di lingkungan madrasah,” tegasnya.
Ke depan, MTsN 2 Sinjai akan secara konsisten berkoordinasi dengan KPPN Sinjai guna memastikan seluruh tahapan belanja modal berjalan sesuai regulasi dan target kinerja.






