Bahayanya Bullying, Ini Nasehat Plt. Kepala Madrasah kepada Peserta Didik
Biji Nangka, Sinjai Borong (Humas Sinjai)- Peserta didik
kembali melaksanakan rutinitas di setiap Hari Jumat yaitu Jumat Ibadah di
antaranya mengaji bersama dan sedekah jumat. Kegiatan yang diikuti oleh segenap
peserta didik dari semua tingkatan dan didampingi langsung oleh para tenaga
pendidik. Jumat ibadah ini tidak hanya terfokus pada satu tempat saja tetapi juga
pada tempat lain seperti gazebo, taman, dan ruang kelas yang dibersamai oleh
tenaga pendidik.
Tujuan dari kegiatan rutinitas ini adalah pengamalan dan
pengaplikasian apa telah didapatkan dalam pembelajaran selain itu pembiasaan ibadah
yang akan menjadi dasar dalam kehidupan sehari-hari. Begitu juga para tenaga
pendidik, menjadi ladang untuk membina sekaligus membimbing para peserta didik
yang memiliki kekurangan dalam hal ibadah khususnya bacaan Alquran.
Di selah-selah kegiatan tersebut, Plt. Kepala madrasah, Muhtar
memberikan sedikit wejangan dan nasehat kepada peserta didik tentang bahayanya bullying.
Dalam arahannya menjelaskan apa pengertian dari bullying dan dampak yang
dihasilkan dari perbuatan tersebut.
Lanjutnya Bullying merupakan perundungan terus menerus
kepada seseorang yang mengakibatkan jatuhnya mental. Perundungan ada dua bentuk
baik itu secara fisik ataupun non fisik, selain pengaruh fisik yang selama ini
dikenal dengan perkelaian begitu juga non fisik yang juga memberi pengaruh
besar bagi mental seseorang,tandasnya.
Bullying berupa kata-kata yang dilakukan secara terus menerus kepada seseorang
karena kekurangan ada yang pada dirinya inilah menjadikan orang itu jatuh
mental, stres, sedih, menyendiri bahkan bisa mengarah kepada bunuh diri. Harapan
Muhtar, jangan sampai terjadi hal seperti ini di madrasah, sambil menyandarkan
dengan sabda Nabi Muhammad SAW
“Muslim yang baik itu adalah ketika muslim yang lain merasa aman
dari perkataannya dan perbuatannya,”ungkapnya.
Dari perkataan Nabi Muhammad ini, Muhtar mewanti-wanti kepada
seluruh peserta didik untuk saling menghargai dan menghormati sesama teman,
menerima setiap kekurangan teman lain tanpa membedakan dengan teman yang
lainnya, ungkapnya. (SY)

